MENU NAVIGASI

Archive : Category

Service Di AHASS Bisa Umroh Gratis!

POSTED ON March 24th, 2015  - POSTED IN Berita

Jakarta, 19 Januari 2015 – Mengawali tahun 2015, Main Dealer Sepeda Motor Honda area DKI Jakarta dan Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) lakukan pengundian program Gelegar AHASS. Promo hadiah ini diberikan kepada konsumen setia Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) di area DKI Jakarta dan Tangerang. Pengundian yang dilakukan Kamis (15/1) lalu telah mendapatkan nama-nama yang beruntung pergi umrah, pemenang sepeda motor hingga voucher belanja.

“Program Gelegar AHASS” yang berlangsung sejak Agustus hingga Desember 2014 ini berhasil menuai antusias konsumen AHASS. Dari 348 AHASS yang berada di seluruh wilayah Jakarta dan Tangerang, terkumpul 808.800 lembar kupon undian. Pengundian disaksikan langsung oleh Taryudin selaku Head Of Technical Service Departement WMS, Notaris, Kepolisian, Dinas Kementerian Sosial, dan perwakilan AHASS. Terpilih 697 kupon untuk beberapa kategori, 75 kupon hadiah backpack Honda, 120 kupon hadiah helm eksklusif, 150 kupon hadiah power bank, 100 kupon hadiah jaket eksklusif, 200 kupon hadiah voucher belanja, 8 kupon hadiah motor Honda Revo FI dan kupon hadiah utama 3 tiket umrah.

Konsumen yang beruntung mendapatkan umroh gratis yaitu :

  1. Agus Priyono, konsumen AHASS Pandawa Lima Sakti, Jakarta Utara
  2. Fardian Fauzi, konsumen AHASS Tanah Abang Motor, Jakarta Pusat
  3. A Wiguna, konsumen AHASS Mantap Motor, Jakarta Timur

“Program ini merupakan apresiasi kepada konsumen yang rutin merawat motornya di bengkel resmi Honda.” kata Taryudin dalam dalam sambutannya. Para pemenang akan dihubungi langsung oleh panitia dari WMS untuk menghindari penipuan, tambahnya. Menutup tahun 2014, AHASS di wilayah DKI Jakarta dan Tangerang menggapai 3.959.100 unit entry. Angka tersebut naik dibanding tahun 2013 yang sebanyak 3.367.631 unit entry. Pada tahun 2015 ini WMS menargetkan 4.578.000 unit entry.

Pemenang Streetfire Photo Contest Diumumkan

POSTED ON March 20th, 2015  - POSTED IN Berita
Ajang kompetisi foto bergengsi “Streetfire Photo Contest 2014” akhirnya diumumkan. Pengumuman tersebut dilakukan bersamaan dengan launching website terbaru PT Wahana Makmur Sejati (WMS),

Resep Sukses Marquez

POSTED ON March 3rd, 2015  - POSTED IN Berita

Tanggal 17 Februari lalu rider asal Spanyol ini genap berusia 22 tahun. Usia yang masih tergolong muda untuk atlit sukses seperti dia. Kala pemuda seusianya masih senang bermain Marquez telah berhasil menemukan jati dirinya.

Dengan prestasinya sebagai juara MotoGP serta gelarnya di Moto2 dan kelas 125 cc dia tahu apa yang harus dia lakukan untuk kesuksesan karirnya di masa depan. Dikutip dari situs Red Bull, Marquez bercerita tentang upaya-upaya yang dipercayainya dapat membawa karirnya semakin cemerlang.

  1. Nikmati Apa yang Kita Kerjakan

Tentunya menjadi pembalap MotoGP adalah suatu impian. Tapi tak ada salahnya kita menerapkan apa yang selalu Marquez lakukan pada setiap putaran balapan atau latihan. “Saya selalu menikmati mengendarai sepeda motor. Mengendarai sepeda motor sangat membuat saya bahagia,” jelasnya.

  1. Kerja Keras

Walau masih muda Marquez dikenal sebagai pembalap yang sangat berdedikasi dan memiliki etos kerja yang mencerminkan komitmennya pada dunia balap. “Saya bekerja keras, giat berlatih bahkan saat akhir pekan. Karena saya ingin bersikap profesinal,” kata Marquez.

  1. Memaksimalkan Bakat

Memang tidak semua orang punya bakat alami. Khususnya dalam olahraga. Jika Anda telah memiliki bakat pada suatu hal tak ada salahnya menekuninya. Tapi wajib diingat bahwa mereka yang bermodal bakat akan kalah dengan mereka yang giat berlatih.

  1. Bergaul Dengan Orang Profesional

Marquez percaya berkumpul dengan orang baik bisa dimulai dengan keluarga. Karena pada kenyataannya keluarga adalah yang paling mendukung karirnya. Seperti sang ayang Julian yang selalu hadir di pinggir arena balap saat Marquez beraksi.

  1. Bergabung dengan Tim Hebat

Menurut Marquez, di balap MotoGP teknologi memang memegang peran penting. Tapi yang paling utama adalah tim yang solid. Baginya tim Repsol Honda adalah keluarga keduanya. Marquez sangat akrab dengan para crew seperti Santi Hernandez, crew chief yang telah lama mendukung Marquez sejak di kelas Moto2. “Saya beruntung karena memiliki tim terbaik dengan orang-orang terbaik juga. Dan ini sangat penting,” ujar Marquez.

Teknologi Canggih Asli Honda!

POSTED ON March 3rd, 2015  - POSTED IN Berita

Honda Lovers, salah satu teknologi anyar di motor Honda adalah eSP nih. Salah satunya adalah teknologi Idling Stop System alias ISS! Di Indonesia, baru motor Honda saja nih yang memiliki fitur ISS. Ada Honda PCX 150, Honda Vario 125, Honda Vario 150, dan pastinya duo Honda BeaAT Sporty eSP & Honda BeAT Pop eSP!

Sebelumnya Jadi apa sih sebenarnya teknologi ISS itu? Dan bagaimana cara kerjanya? Simak dulu penjelasannya Brosis!

Nah pada mesin motor, ketika mesin menyala, mesin akan terus melakukan pembakaran bahan bakar. Proses tersebut akan berlanjut sampai mesin dimatiin. Dengan kata lain, ketika berhenti di kemacetan atau menunggu lampu pengatur lalu lintas, mesin membakar bensin sia-sia tuh.

Anda bisa menghemat bahan bakar dengan cara mematikan mesin. Ketika siap berjalan, baru deh nyalain mesin lagi. Masalahnya, cara ini terbilang repot. Anda mesti menstarter mesin motornya dulu, baru bisa jalan lagi.

Nah fitur ISS ini memberikan solusi dari masalah tersebut. Sistem ISS akan mematikan mesin motor secara otomatis jika gas ditutup selama tiga detik ketika motor dalam keadaan berhenti. Ketika motor siap dilajukan kembali, cukup buka throttle gas saja. Mesin akan langsung menyala. Motor bisa langsung jalan lagi nih!

Dengan mematikan mesin saat berhenti ternyata mampu mengurangi konsumsi bensin sebesar 7% lho. Angka tersebut didapat dari metode pengukuran ECE R40. Apalagi tuh ECE R40? Metode ini adalah cara pengukuran konsumsi bensin yang sudah diakui secara internasional!

Caranya, motor akan dijalankan hingga kecepatan yang sudah ditentukan, lalu melakukan deselerasi hingga berhenti. Kemudian dilajukan lagi hingga kecepatan tertentu, deselerasi, berhenti, lalu maju lagi. Terus aja diulang. Nanti penguji akan mengetes konsumsi bensin dari motor tersebut.

Kalo melihat penjelasan dari ECE R40, mungkin langsung kebayang sama aja kayak metode Stop n Go saat macet. Ya memang seperti itulah metodenya. Pengukuran konsumsi bensin dilakukan seperti keadaan langsung di lapangan yang kondisinya sering Stop N Go seperti itu. Hasilnya tentu lebih akurat kan!

Tentunya jika anda sedang melakukan touring di daerah yang kondisi jalanannya sepi, bisa-bisa saja kalau anda ingin mematikan sistem ISS. Kan sudah ada saklar untuk menonaktifkan ISS di batok setang sebelah kanan!

Kalau di motor non-ISS, tentu rasanya dongkol kalau motor tidak mau langsam alias mati-mati terus. Kalau ada ISS, motor mati ya tinggal tarik grip gas. Ngacir lagi deh!

Marquez dan Pedrosa : Menjelang Losail

POSTED ON March 3rd, 2015  - POSTED IN Berita

Seri pertama ajang balap MotoGP kurang dari 40 hari lagi. Waktu yang sempit tersebut menuntut semua tim agar lekas bersiap. Tidak hanya itu, para pembalap juga memegang peranan penting dalam pengembangan teknologi yang diusung oleh tim mereka.

Komunikasi menjadi salah satu kuncinya. Pembalap berhak dan wajib untuk memberikan arahan kepada kru pitstop tantang apa yang jangan dilakukan dan apa yang tetap harus dikembangkan.

Ajang supremasi tertinggi balap roda dua ini bukan hanya masalah adu kecepatan. Tapi pembuktian kesiapan tim yang berlaga. Pembalap Repsol Honda Marc Marquez dan Dani Pedrosa berbagi pendapatnya tentang persiapan tim berkelir orange tersebut dalam menyambut start perdana di Losail 29 Maret nanti.

Hal pertama yang menjadi perhatian Pedrosa dan Marquez adalah pentingnya latihan. Tim Honda Repsol bekerja keras selama musim dingin kemarin mempersiapkan Honda RC213V yang akan menjadi tunggangan mereka.

Pedrosa percaya bahwa kerja keras yang mereka jalani tidak akan sia-sia. Latihan dimanfaatkan untuk mempersiapkan sepeda motor mereka. Hal tersebut bukanlah perkara mudah. “Resikonya adalah kita tiba di Qatar dengan sepeda motor yang sulit dikendarai dan waktu yang sempit untuk melakukan perubahan,” terang Pedrosa.

Tantangan selanjutnya adalah dinamika yang kerap terjadi. Menjelang musim balap 2015 ini tim Repsol Honda selalu menyertakan beberapa RC213V saat latihan. Termasuk sepeda motor yang turun pada musim 2014.

Konfigursi tiap RC213V berbeda dan mereka harus menentukan racikan yang bakal jadi formula untuk juara. Menurut Pedrosa, setiap tes mereka mendapat hasil yang berbeda. Beruntung mereka di-back up oleh tim yang tangguh dan selalu berusaha mendorong pengetahuan mereka sampai batas maksimal.

Bagi Pedrosa, kepercayaan yang terbangun antara pembalap dengan kru memegang peran krusial dalam menjalani hari-hari latihan. Pedrosa selalu meresa lega saat dia bisa membangun pengertian tentang sisi yang harus dikembangkan pada sepeda motornya. Dan Santi Hernandez serta kawan-kawan selalu siap merealisasikan testimoni pembalapnya.

Sedangkan bagi Marquez tak ada yang lebih membahagiakan saat ia mendapat konfigurasi yang tepat pada sepeda motornya. Yang diharapkan dapat diaplikasikan pada setiap situasi balap yang akan dihadapai. “Saya senang saat mendapat set-up untuk semua situasi. Itu adalah goal kami,” kata Marquez.

Lebih Dekat Dengan Honda RC213V

POSTED ON December 19th, 2014  - POSTED IN Berita

Honda telah mengungkap wujud Honda RC213V yang bakal jadi tunggangan Pedrosa dan Marquez pada musim balap 2015 nanti. Sepeda motor ini dibekali mesin V-4 1000cc dengan kemiringan hampir 90 derajat.

Walau nyaris tak terlihat, diyakini pasti tak ada ruang tersisa di balik fairing yang menyelimuti bagian mesin Honda RC213V. Karena ukuran dapur pacunya yang begitu masif.

Sekilas mata memandang sepeda motor ini akan terlihat pendek. Itu karena para insinyur Honda menjaga jarak antara sumbu roda tetap ideal untuk balap MotoGP. Jarak sumbu roda yang agak menjauh memang menguntungkan saat pembalap melahap lintasan lurus. Tapi bisa jadi mimpi buruk saat harus meliuk-liuk.

Menuju cockpit, Honda menjaganya tetap sederhana. Ditujukan agar pembalap dapat menjaga konsentrasi saat sedang memacu kuda besinya. Terdapat layar digital berbentuk persegi panjang pada dashboard. Tepat di sebelah tachometer yang mencapai 17,000 rpm.

Kemudian switcher off/run pada stang kanan yang akan dengan mudah dijangkau oleh ibu jari pengendara. Tak ketingalan handguard yang berfungsi menjaga tangan pembalap dan tuas rem serta kopling dari benturan minor dengan pembalap lain. Windscreen tidak terlalu panjang tapi tetap memungkinkan pembalap melihat ke bawah.

Turun ke bagian pengereman. Kita akan melihat disc break terbuat dari karbon berukuran 340 mm lengkap dengan kaliper lansiran Brembo. Sektor pengereman merupakan andalan Honda. Terutama saat melakukan hard breaking sebelum memasuki tikungan. Suhu temperatur disc brake bisa mencapai 1.000 derajat celcius. Itu mengapa Honda meng-upgrade ukuran disc brake menjadi lebih besar dari sebelumnya yang hanya 320 mm.

Dari belakang kita akan melihat dua cerobong berbahan titanium sebagai saluran pembuangan. Pipa knalpot berpangkal dari mesin depan. Menjulur ke balakang berujung pada dua buah megaphone terletak tepat di bawah jok dan sisi kanan roda belakang. Terdapat semacam jaring yang melindungi lubang knalpot dari objek asing yang mungkin terhisap ke dalam mesin.

RC213V yang bakal jadi tunggangan Marquez dan Pedrosa diracik selama musim dingin berlangsung. Tim Repsol Honda memasuki musim balap 2015 dengan awal yang cemerlang. Pada seri latihan pertama di Sepang Marquez berhasil memecahkan rekor dunia. Sementara Pedrosa hanya berada satu posisi di belakang catatan waktunya. Optimisme terus berlanjut pada seri latihan Sepang yang kedua. Dengan persiapan yang maksimal bukan tak mungkin gelar juara dunia kembali digenggaman.

Pengetahuan Teknis Sepeda Motor untuk Mantan Buruh Pabrik Kuali

POSTED ON August 11th, 2014  - POSTED IN Berita

Jakarta, 11 Agustus 2014 – Menindaklanjuti kepedulian Yayasan Wahanaartha yang menyatakan siap membekali mantan buruh kuali dengan pengetahuan teknik sepeda motor pada Mei silam. Pada Senin (11/08), sebanyak 11 mantan buruh kuali yang menjadi korban perbudakan mulai ikuti Technical Training Level 1 (TTL 1) yang di gelar di Training Center, Main dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) di Jatake Tangerang.

Sesuai dengan rencana, program pelatihan TTL 1 yang khusus digelar bagi mantan buruh kuali ini akan berlangsung sejak 11 hingga 15 Agustus 2014. Dalam training tingkat pertama tersebut, diberikan pengetahuan dasar mengenai sepeda motor Honda seputar maintenance service. Setelah TTL 1, Yayasan WahanaArtha juga turut memberikan kesempatan magang diberbagai Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) milik WahanaArtha Ritelindo (WARI) yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta dan Tangerang.

“Melihat masih panjangnya perjalanan hidup mantan buruh kuali yang sempat mendapatkan perlakuan kekerasan di tempat bekerja dahulu. Yayasan kami terpanggil untuk memberikan bantuan khususnya di bidang pendidikan. Selain menyelengarakan TTL 1 dan kesempatan magang, pada 3 hingga 9 September mendatang kami akan melengkapinya dengan TTL 2,” papar ketua Yayasan WahanaArtha, Andrea Soekamto.

Penyelengaraan untuk pemulihan korban buruh pabrik kuali ini terselenggara atas campur tangan berbagai pihak seperti Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) yang didukung penuh oleh Yayasan WahanaArtha dan WMS. Syamsul Munir perwakilan dari Kontras menyambut positif tindakan pemulihan para korban buruh tersebut dengan pembekalan materi teknis seperti ini. “Jika yang lain masih berencana, namun Yayasan WahanaArtha dan Wahana langsung bertindak nyata,” papar Syamsul.

Sementara itu, Head of Technical Service Department WMS, Taryudin yang ikut memberikan sambutan dalam pembukaan training ikut mendukung penuh kegiatan ini. Tidak ada perbedaan dengan training yang biasa dilakukan, meski dengan latar belakang peserta yang berbeda, materi diberikan sama dengan yang biasa diberikan kepada mekanik AHASS pada umumnya. “Pembekalan ini kami harapkan dapat membantu mereka untuk dapat bekerja dibidang teknik sepeda motor atau mandiri dapat membuka bengkel motor sendiri. Kami berharap peserta dapat total dan berperan aktif mengikuti program,” tutup Taryudin.

Wahana Tambah 4 Lab Honda Untuk SMK

POSTED ON February 12th, 2014  - POSTED IN Berita

Jakarta, 12 Februari 2014— Dalam upaya memajukan dunia pendidikan, Main dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati, kembali resmikan 4 Laboratorium Honda untuk SMK daerah Jakarta-Tangerang. Diresmikan bersamaan dengan penandatanganan MoU Memorandum of Understanding) Program Kurikulum Teknik Sepeda Motor Honda (KTSM Honda) pada Rabu,(12/02) di SMK Negeri 34 Jakarta Pusat.

Keempat Lab Honda tersebut dibangun di SMK Negeri 34, Jakarta Pusat, SMK PGRI 38, Jakarta, SMK Nusantara-2, Jakarta dan SMK Jaya , Jakarta. Selain 4 SMK tersebut, WMS yang didukung oleh PT Astra Honda Motor (AHM) telah membangun 18 Lab Honda dan 12 diantaranya sudah diresmikan pada 2013 lalu. Adapun 12 SMK tersebut adalah SMKN 53 Jakarta, SMK Kencana, SMKN 6 Kab Tangerang, SMKN 3 Tangsel, SMK Wipama Cikupa, SMK Yupentek 2, SMK 5 Kab, tangerang, SMK Samita Jaya 2 Pamulang, SMK Gunadarma Jaya Ciputat, dan SMKN 2 Tangsel.

WMS dan AHM melengkapi Lab Honda dengan peralatan service motor dan sarana bengkel layaknya bengkel resmi Honda, Astra Honda Authorized Service Station (AHASS). Tidak hanya sarana bengkel, WMS juga melengkapi dengan memberikan unit sepeda motor Honda sebagai bahan untuk praktek.

“Lab ini kami dirikan agar para siswa lebih mudah mempraktekkan materi yang ada dalam pelajaran”, jelas Techincal Service Department Head WMS, Taryudin. Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa akhir tahun 2014, WMS menargetkan untuk membangun 27 Lab Honda.

Pada kesempatan yang sama, Group of Head Corporate Social Responsibility WMS Andrea Soekamto mengatakan pembangunan Lab Honda dan pengadaaan fasilitasnya bertujuan para lulusan SMK mempunyai nilai lebih sebagai modal dasar bersaing di dunia kerja. “Lulusan SMK tersebut juga berpeluang bekerja di AHASS kami di wilayah Jakarta-Tangerang,” tutupnya.